Kamis, 28 Juni 2012

Hp China laris manis, Motor China kok ngadat ??


wah..Sudah 2 hari saya tidak ngeblog, terasa ada yang mengganjel dihati.. :)) . sudah 2 hari putri tercinta demam tinggi, membuat saya harus bolak balik kerumah sakit sehingga stop ngeblog dulu. alhamdulillah sekarang sudah baikaan lagi, senangnya melihat dia bisa tertawa lagi...(curhat.com :)) ) well, mengenai roda dua, terlintas dibenak saya sebuah pertanyaan ketika saya melihat sebuah showroom motor china saat riding dijalanan kota, dulunya showroom ini cukup besar dan banyak motor china yang dijual disana. tapi sekarang showroom ini sudah tutup dan tidak ada penghuni lagi. tapi yang membuat saya heran, sekarang malah banyak toko2 HP china yang berjamuran dimana-mana. berbeda dengan motor china yang dulu sempat eksis dindonesia, sampai iklannya pun rame di TV, tapi sekarang ibarat hilang ditelan bumi, sudah langka sekali motor china ini. sedangkan HP china yang dulunya hanyalah merk yang dipandang sebelah mata,sekarang sudah meledak-ledak penjualannya, sehingga merek2 handphone besar malah terseok-seok dibuatnya.. :-D ada apakah gerangan ? sebuah siklus kehidupan kah? memang tidak ada yang mutlak diatas dunia ini, hidup ini relatif. tidak selamanya roda itu diatas, dan tidak selamanya roda itu dibawah, roda kehidupan akan selalu berputar. seiring dengan berputarnya waktu dan berputarnya roda-roda kendaraan. :-D Tapi secara logika, hal ini bisa kita simpulkan, kenapa bisa terjadi seperti itu? menurut logika saya nya, HP China dan motor China sebenarnya tidak ada bedanya. sama-sama made in china. dimana banyak tertanam dalam pikiran masyarakat bahwa, produk buatan China harganya murah meriah, tapi model dan bentuknya tidak kalah ciamikk dengan produk buatan Jepang dan eropa. bahkan ada yang sama persis, dengan harga yang jauuuh lebih murah, kita bisa dapat satu produk yg modelnya keren, jadi gak perlu beli yang mahal. hanya saja, faktor ketahanan dan kualitas menjadi resikonya. tapi wajar saja harganya murah kan, bahkan 3 - 4x lebih murah dari buatan jepun atau eropa. :-D Tapi lain Motor lain Handphone, kalau Motor itu merupakan kendaraan yang memang dititik beratkan dengan Power dan ketahanan. selain itu motor juga produk yang aktif, yang selalu bergerak dan untuk ditunggangi menurut fungsinya. otomatis jika dia tidak kuat dan tidak tahan akan beban, tentu saja ini akan membuat kita kurang nyaman ketika riding. meskipun harganya murah sekalipun tetap saja ini akan menjadi pertimbangan ketika kita membelinya. sedangkan Handphone, menurut fungsinya merupakan barang yang tidak terlalu aktif, lebih cendrung ke gaya. handphone tidak seperti motor yang harus diberikan beban dan ditunggangi, yang ada handphone yang menunggangi kita dan menjadi beban buat kita untuk selalu mengisi pulsanya wkwkw :-D . Jadi, kalau mau beli HP gak perlu yang tahan bener, sebab harganya murah. 200 ribu bisa dapet hp keren, fitur2nya lengkap gak kalah sama Nokia yang 1 jutaan. so kalaupun nanti rusak no problem bangetlah, kan harganya cuma 200ribu, lagian kalau dipake secara normal, juga bisa tahan kok. sebagai pengguna Hp china, kitapun mesti tau diri juga, jadi make nya harus lebih hati2, kalaupun rusak juga, ya itu namanya Nasib lagi apess. sedangkan motor, mau hati2 juga tetap aja bakalan ada yang namanya part2 dan komponen yang aus, wajar saja, logam sama logam bergesekan akan menimbulkan panas, motor jepun aja yg mahal2 masih banyak yang sering amblas Velg nya, apalagi motor china yang murah meriah.? makanya, konsumen di marih lebih suka membeli HP china, ketimbang Motor china. HP china harganya rata2 masih dibawah 500rbu. sedangkan Motor China harganya rata2 diatas 7jt -(untuk bebek). memang lebih murah dibanding merek lain, tapi untuk ukuran sebuah motor 7jutaan itu banyak bro. apalagi sekarang sudah banyak Leasing2 yang menawarkan motor jepun/india dengan DP ringan. makanya Mochin banyak yg gulung tikar karena susah bersaing dengan motor jepun dan India. meskipun masih ada beberapa yang bertahan, karena memiliki model dan kualitas yg lumayan. oya, untuk motor India kualitasnya juga bagus kan ? sepertinya Mochin harus belajar dari India untuk persoalan roda dua. agar bisa eksis di pasar roda dua tanah air. mengingat pasar roda dua yg begitu besar dimarih, harusnya Mochin lebih meningkatkan kualitas produknya, meskipun harganya tidak terlalu murah.   *pendapat diatas hanya secara umum. tidak semua motor china kurang berkualitas, ada juga yg bagus, tapi tentu saja harganya mahal dan tidak semua Hp china murah, yang mahal juga banyak, kualitas pun gak diragukan lagi.

Motor kenanganku..


Pusing mau bikin judul apa postingan kali ini, sebenarnya banyak tema yg akan saya posting, tema yang saya rasa bakal seru dibuat postingannya, meskipun saya lulusan teknik elektronika, tapi yang pasti tema tersebut masih berhubungan dengan otomotif roda dua, hanya saja, terbentur oleh pengetahuan saya yang masih minim tentang otomotif dari tema tersebut. daripada ntar malu2in dari isi postingan yg ngaco abis, mending di reject aja... :( haha Tapi ketika didepan kantor, saya melihat sebuah motor Suzuki yang parkir, membuat saya teringat akan sebuah kenangan dengan motor saya dahulu. motor tersebut adalah Suzuki Thunder 125. warna hitam dengan striping biru persis kaya gini Dari dulu saya memang suka dengan motor sport, bahkan saya kepincut bener melihat Tiger revo. saat itu sebelum Tiger revo muncul dipasaran, saya sudah dapat gambaraan persis nya, bukan spyshoot, tapi memang desain 100% dari AHM, ketika masih bekerja di PT. SHOWA Mfg bekasi (pabrik yg bikin shockbreaker Honda dll) untuk membuat shockbreakernya Si Macan, kebetulann saya dapet bagian tukang patri alias tukang las dari shockbreaker belakang. sejak bekerja di dunia otomotif inilah, membuat saya berubah haluan sebagai pecinta otomotif, khususnya roda dua. kembali mengenai si Thunder, mengapa saya malah pilih Thunder 125, ketimbang si Macan? padahal waktu itu, saya sudah ready lahir bathin untuk meminang si Macan, tapi sayang seribu kali sayang, nasib saya tak lama di Pabrik ASTRA tersebut, hasil keringat yg terkumpul untuk meminang si macan harus direlakan sebahagian untuk membeli pesawat, ups bukan, tiket pesawat untuk pulang ke kampung halaman. ketika sampai dikampung halaman, saya memutuskan untuk membeli Thunder 125 sebagai pelipur lara dan membuka usaha kecil2an, biarpun gak dapat tiger yg penting dapat motor sport, biarpun gak sekeren Tiger, yg penting namanya masih ada" ER" nya, Tiger -Thunder. lumayan deh, :) Loh kok jadi Curhat ya ??? :-D . okedeh, mengenai kenangan bersama si Petir, Thunder 125, terlalu banyak yg mesti diceritakan, bukan apa2, hampir 4 tahun saya menunggangi motor suzuki ini, secara umumnya, suka duka kehidupan sudah saya lalui bersamanya. mulai dari si thunder masih baru, jalan raya serasa hanya milik berdua, (yg lain ngontrak) :) saking sayangnya sama ni motor, saya lebih suka hujan2nan asalkan dia bisa berteduh (boong bener) :-D . tapi sepertinya dia sudah tak sayang lagi sama saya, dia sering ngambek gak mau jalan lagi, bahkan pada lampu merah sudah berubah jadi hijau, dia tetap gak mau jalan. belum lagi aksesoris dia lebih mahal dari aksesoris saya, ditambah dia sering ngos2an ketika mendaki. ( lokasi t4 tinggal saya di perbukitan) akhirnya, saya memutuskan untuk menjualnya. Pilihan yg berat, antara mempertahankan kenangan, dengan mempertahankan isi dompet yg makin hari makin dikurasnya . dan akhirnya saya memutuskan untuk meminang si agnes monica vario techno, siputih nan cantik jelita. saking cantiknya, istri ane juga kepincut, mau gak mau ane beli lagi deh si merahmaron. tapi meskipun begitu, kenangan dengan sipetir tetap ada dalam hati saya, dan dari sana saya bisa mempelajari arti penting dari kenangan sebuah kendaraan. karena saya bisa begini, itu berkat jasanya juga. dan apapun bemtuk kendaraanya, merupakan jerih payah kita untuk memilikinya. dan harus dihargai meskipun itu baik atau buruk, dan kita tak harus memiliki selamanya (lebay.com) :-D ini motor kenanganku, mana motor kenanganmu?? Postingan kali ini khusus curhatan saja, moga2 ada yg baca.. :)

Brand Honda tak bisa digoyah, betulkah ??


Terkait dengan banyaknya produk baru yg akan bermunculan di marih, baik itu dari pemain lama ataupun pemain baru, sepertinya tidaklah menjadi ancaman serius bagi merek besar seperti HONDA. kenapa bisa begitu? apakah nama Honda sudah begitu mengakar didalam pikiran konsumen kita? karena memang dari dulunya nama Honda sudah populer sekali di tanah air, bahkan diberbagai daerah, sebut saja sumatra. motor itu identik dengan Honda. Motor ya Honda, meskipun mereknya Yamaha, suzuki bajaj atau hantu belau sekalian, tetap aja motor itu dipanggil Honda :) . ataukah memang produk2 dari Honda memang sangat berkualitas, sehingga tidak ada konsumen yg kecewa. (ada tapi dikit) :-D Terlepas dari itu semua, Honda sejatinya memang bukanlah merek sederhana apalagi merek ecek-ecek. perusahaan jepang ini sangatlah besar. hampir semua produksi dari Honda mencakup semua segment yg memang produk2 terkenal dari seluruh dunia. mulai dari sepeda motor,mobil sampai ke Robotik Asimo semua digeluti oleh Honda. dan sudah terkenal diseluruh dunia. wajar saja "tidak gampang menggoyahkan pamor Honda" dimata konsumen. berbeda dengan pesaing jepun lainnya, seperti Yamaha yg gencar-gencarnya menaikan pamor brand mereka, setahu saya Yamaha belum memiliki produk seperti mobil seperti Honda. dan baru memproduksi sepeda motor. selain itu alat2 musik yg juga cukup populer. kemudian suzuki, yg juga memiliki produksi sepeda motor, juga memang sudah bermain disegment mobil, tapi selain itu tidak ada lagi produk dari suzuki. lalu kawasaki yg memang hanya bermain di segmen roda dua saja. Jadi, secara umum, Honda memang no 1 untuk urusan otomotifnya, selain sudah terkenal dari awal, sepertinya finansial Honda juga sangat besar. so, gak perlu khwatir kalau pabrikan lain mau menggoyang pamor Honda. makin digoyang makin naik aja pamornya, jangankan digoyang, menyainginya saja susah. Satu -satunya cara bersaing dengan merek Honda adalah, perang Harga. karena sepertinya pihak lawan melihat, sisi inilah kelemahan dari Honda dan merek2 besar pada umumnya. kalau sudah besar, biasanya pabrikan akan mempertahankan kualitasnya, bahkan menaikan kualitasnya. otomatis akan berpengaruh pada harga produk tersebut. inilah yg membuat pabrikan lain, seperti bajaj cendrung membuat iklan yg menyudutkan produk Honda dari segi harga. dan terbukti, Bajaj mampu bersaing dan sedikit menggoyang pamor Honda dimarih, dengan Harga yang sama, bisa dapat Motor sport. kenapa pilih bebek??? Apakah kelak iklan ini kembali terulang pada si Teralis misterius vs pulsar 200ns ?? CEWEK DULUAN DEH.. Any Question???